Dahlan Dahi
dahlandahi.blogspot.com
tribun-timur.com
tribun-medan.com
tribunnews.com
Dahlan Dahi
dahlandahi.blogspot.com
tribun-timur.com
tribun-medan.com
tribunnews.com
Dahlan Dahi
dahlandahi.blogspot.com
tribun-timur.com
tribun-medan.com
tribunnews.com
Para penyanyi di atas trailer membawakan lagu "Bongkar" dan sejumlah lagu regae, membuat warga keluar rumah, toko, atau kantor menyaksikan parade unik ini.
Pawai ini mengelilingi seluruh jalan protokol Kota Medan.
Ini merupakan rangkaian acara ulang tahun Tribun Medan yang pertama.
Para penyanyi di atas trailer membawakan lagu "Bongkar" dan sejumlah lagu regae, membuat warga keluar rumah, toko, atau kantor menyaksikan parade unik ini.
Pawai ini mengelilingi seluruh jalan protokol Kota Medan.
Dahlan Dahi
dahlandahi.blogspot.com
tribun-timur.com
tribun-medan.com
tribunnews.com
Gedung empat lantai ini tadinya Kantor Biro Kompas Medan.
Bedanya, bangunan terminal Bandara Hasanuddin lebih besar. Juga lebih sibuk.
Saya sedang menunggu untuk terbang ke Batam. Bandara Hang Nadim juga cukup bagus.
Dahlan Dahi
dahlandahi.blogspot.com
tribun-timur.com
tribun-medan.com
tribunnews.com
Ini Palembang, "ibunya" ikan Patin. Semalam saya menikmatinya. Disajikan dengan kuah yang panas, rasanya ueeenak tenan.
Dahlan Dahi
dahlandahi.blogspot.com
tribun-timur.com
tribun-medan.com
tribunnews.com
"Oooo ... Bisa, Pak. Ada early breakfast. Menunya masih terbatas, sesuai pesanan," kata petugas di counter check in.
Pagi-pagi, juru masak dan pelayan sibuk lebih awal. Saya kaget: saat early breakfast itu saya cuma sendiri. Artinya, mereka sibuk menyiapkan menu ikan goreng, nasi goreng, mie, aneka buah, omlet, bahkan pempek Palembang untuk early breakfast saya seorang diri.
Hebat!
Dahlan Dahi
dahlandahi.blogspot.com
tribun-timur.com
tribun-medan.com
tribunnews.com