Sunday, July 27, 2008

Aktivis HMI Bentrok, Polisi Minta Bantuan Buruh Pelabuhan Makassar

Ask the Tribun Timur Editor

Bagaimana menjelaskannya: aktivis mahasiswa dari HMI, jumlahnya sekitar 200 orang, bentrok dengan polisi di Pelabuhan Makassar. Polisi meminta bantuan buruh untuk melawan mahasiswa.

Sumber: tribun-timur.com
Link: http://www.tribun-timur.com/view.php?id=89692&jenis=Makassar



Minggu, 27-07-2008 | 12:23:11
Aktivis HMI Bentrok dengan Buruh Pelabuhan dan Polisi
Laporan: Syarif Amir/Andi Syahrir, ekhymaldini@yahoo.com

Makassar, Tribun - Sekitar 200 mahasisiwa aktivis HMI dari Sulsel, Sulbar, dan Sultra, terlibat bentrok dengan sejumlah buruh pelabuhan dan aparat kepolisan di terminal penumpang pelabuhan Soekarno-Hatta.

Penyebabanya, mahasiswa yang akan mengikuti kongres HMI di Palembang tidak diperkenankan naik ke kapal.

Akibat bentrokan itu, kaca terminal penumpang di pelabuhan tersebut pecah. Belum diketahui siap yang memecahkan kaca tersebut.

Dua aktivis HMI, yakni Sekretaris HMI Cabang Makassar Amirullah dan seorang rekannya diamankan Polresta Pelabuhan. Saat ini, mahasiswa masih melakukan negosiasi dengan Kapolresta Pelabuhan AKBP Sri Rejeki.(*)


Minggu, 27-07-2008 | 14:11:20
Mahasiswa Ngamuk, Polisi Minta Bantuan Buruh Pelabuhan
Laporan: Syarief Amir/Andi Syahrir, tribuntimurcom@yahoo.com

Makassar, Tribun - Ihwal keterlibatan buruh pelabuhan dalam bentrok antar mahasiswa dan polisi di Pelabuhan Soekarno-Hatta, siang tadi, diawali oleh teriakan-teriakan polisi kepada buruh untuk membantu mereka.

Petugas Pelni dan polisi berteriak-teriak meminta buruh untuk ikut membantu mereka membubarkan mahsiswa yang berunjuk rasa. Akibat aksi ini beberapa kaca jendela terminal penumpang di pelabuhan hancur berantakan.

Sementara itu, mahasiswa akan melapor ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) atas kejadian yang menimpa mereka.

Sekitar 200-an mahasiswa ini marah setelah negosiasi harga dengan pihak Pelni menemui jalan buntu.

Untuk menjaga segala kemungkinan yang tidak dinginkan, Pelni memerintahkan KM Lambelu yang akan mengangkut mereka untuk berangkat lebih awal dari jadwal semula.

Dampaknya bukan hanya dirasakan oleh para mahasiswa ini, tapi sejumlah penumpang dan calon penumpang malah tertinggal. Mereka pun mengajukan protes ke pihak Pelni.(*)

Berita terkait:

* KM Lambelu Sebenarnya Molor 14 Jam dari Jadwal

* Gara-gara Mahasiswa Maksa Naik, KM Lambelo Ngacir Duluan

* Lambelu Ngacir, Calon Penumpang Gigit Jari






No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...