Showing posts with label Singapura. Show all posts
Showing posts with label Singapura. Show all posts

Saturday, November 23, 2013

Trik Promosi: Universal Studio Punya Nama Singtel Punya Acara


Ini show yang hebat. Seperti pembuatan film action. Para perompak, speed boad, kapal tua... bom. Atraksi yang menarik. Live dengan penonton.

The Lost World.

Begitulah nama salah satu section di Universal Studio Singapura. Dirancang berantakan (dan berantakan juga bisa punya nilai jual).

Acara itu diselenggarakan oleh Singtel, operator selular Singapura.

Universal Studio punya tempat Singtel punya brand. Salah satu jenis co-branding.

Thursday, November 21, 2013

Universal Studio Singapura: Sepotong Mesir Kuno

Universal Studio Singapura meletakan sepotong Mesir (suasananya, ikonnya, musiknya).

Di dekatnya ada Transformer, ikonik yang futuristik.

Serasa melompati waktu. Dari kuno ke zaman baru.

Ikon Singapura: Sepotong Sumatera

Gedung Marina Bay Sands, ikon baru Singapura.

Terlihat danau buatan. Tanah di sekelilingnya hasil urukan.

Pasir untuk menimbun diambil dari Sumatera.

"Ini, kan, tanah Sumatera," kata seorang warga Singapura.

Tanah Sumatera di "tanah" Singapura. Sepotong Sumatera di Singapura.

Wednesday, November 20, 2013

Universal Studio Singapura: Mobil Antik



Membawa pikiran ke masa lalu. Semacam manipulasi waktu.
 

Universal Studio Singapura: Menjual Ketakutan


Halloween adalah horor. Dan ini menjadi komoditas, mata dagangan.

Universal Studio Singapura menjual Halloween Nights hampir Rp 1 juta per tiket.

Anak-anak muda membanjiri paket tersebut, bahkan rela antre berjam-jam sebelum pintu dibuka. Antrenya pun harus duduk.

Penghias wajah, aksesoris Halloween. Itulah bisnis lain yang menyertainya.

Di sebuah leaflet-nya, Universal Studio kira-kira menulis begini: eksplorasi batas ketakutan Anda.

Begitulah daya tarik Hallowen. Menjual rasa takut.

Tuesday, November 19, 2013

Song of The Sea, Singapura: Permainan Lampu -28

Song of The Sea, Singapura: Permainan Lampu -26

Song of The Sea, Singapura: Permainan Lampu -24



Di setiap kelemahan selalu ada peluang. Singapura tahu persis.

Negara kota itu praktis tidak memiliki tradisi atau alam yang bisa menarik wisatawan.

Song of the Sea, juga Universal Studio, adalah cara Singapura menyulap masalah itu menjadi peluang.

Apa itu Songs of the Sea? Ini jawaban dari website-nya:

Songs of the Sea brings you a mesmerizing show with a live cast, dramatic effects and pyrotechnics. Water jets, flame bursts, lasers and captivating music make this a one-of-a-kind entertainment spectacle that's fun for everyone. A rain or shine event, this is one performance that you won't want to miss. 

Song of the Sea adalah petunjukan di bibir pantai Sentosa Island. Benda statisnya, yang merupakan latar dari pertunjukan ini, adalah barisan rumah-rumah panggung mirip rumah suku Bajo.

Rumah-rumah tersebut berubah-ubah impresinya akibat gabungan permainan cahaya, air, dan gerak. Indah, menarik, spektakuler.

Pertunjukan ini mampu menarik lebih 2.000 wisatawan. Harga tiket 15 dolar Singapura atau hampir Rp 150 ribu. Lama pertunjukan sekitar 15 menit saja.

Lihat foto-fotonya

Song of The Sea, Singapura: Permainan Lampu -25

Song of The Sea, Singapura: Permainan Lampu -27

Song of The Sea, Singapura: Permainan Lampu -23

Song of The Sea, Singapura: Permainan Lampu -20

Song of The Sea, Singapura: Permainan Lampu -21

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...